LGOSUPER – Keajaiban dan masa lalu yang radikal di Brunel, Bristol, membuat wisatawan Amerika takjub saat mereka menyelami salah satu kota paling bersejarah di Inggris
Keajaiban dan Sejarah Radikal Kota Brunel di Bristol Membuat Pelancong Amerika Terkagum-kagum Saat Mereka Menyelami Salah Satu Kota Paling Bersejarah di Inggris
Jumat, Maret 28, 2025

vlogger Amerika jelajahi seni Bristol yang semarak, sejarah yang kaya, tempat menginap yang unik, dan barbekyu gaya selatan yang mengejutkan dalam perjalanan menawan melintasi kota paling trendi di Inggris.
Ketika dua penjelajah Amerika berangkat mengunjungi Bristol berdasarkan saran perjalanan dari para pengikut mereka, mereka tidak mengantisipasi seberapa dalam kota itu akan berkesan bagi mereka. Dikenal karena akar industrinya dan denyut artistiknya, Bristol berkembang sebagai destinasi yang penuh kontras—tempat di mana prestasi teknik bertemu dengan kreativitas yang memberontak, dan tradisi kuliner dari seberang Atlantik menemukan pengakuan yang tak terduga.
Pasangan ini, kreator di balik saluran YouTube perjalanan populer, menjelajah ke jantung Inggris barat daya dengan rasa ingin tahu—dan meninggalkannya dengan kekaguman mendalam terhadap kota yang kini mereka gambarkan sebagai "luar biasa".
Dari Mural Jalanan hingga Legenda Maritim
Lanskap perkotaan Bristol dengan cepat meninggalkan kesan yang kuat. Dikenal secara internasional karena hubungannya dengan seniman jalanan Banksy yang sulit dipahami, tembok-tembok kota berbicara dalam warna dan sindiran. Namun, di balik mural dan grafiti, ada kisah tentang kecemerlangan teknik.
Jembatan Gantung Clifton—simbol ambisi Victoria yang elegan dan abadi—merupakan momen yang menonjol. Dirancang oleh Isambard Kingdom Brunel pada awal tahun 1800-an, struktur ini masih mengundang decak kagum, bukan hanya karena keindahannya, tetapi juga karena apa yang diwakilinya pada masanya: inovasi dalam skala yang belum pernah terlihat sebelumnya.
Perhentian lain dalam perjalanan mereka, SS Great Britain, melukiskan gambaran yang jelas tentang sejarah maritim. Kapal uap revolusioner ini, yang juga dirancang oleh Brunel, telah ditinggalkan di Atlantik Selatan sebelum kembali dan direstorasi secara epik di Bristol. Kapal tersebut, yang sekarang menjadi museum, menawarkan pandangan yang mencolok tentang kekuatan dan janji pembuatan kapal abad ke-19.
Secuil Rasa Amerika Selatan di Inggris Barat Daya
Salah satu penemuan paling tak terduga mereka adalah sebuah wahyu kuliner yang terselip di dalam jalan-jalan ramai Pasar St NicholasTertarik dengan bisikan tentang barbekyu ala Amerika yang asli, mereka mencari Barbekyu Rendah dan Lambat—dan tidak kecewa.
Daging brisket yang disajikan di sana tidak hanya membuat mereka terkesan, tetapi juga menyaingi beberapa pengalaman bersantap terbaik mereka di seluruh AS, khususnya di wilayah yang dikenal dengan warisan BBQ mereka. Itu adalah momen yang menjembatani ekspektasi budaya dengan keunggulan lokal, sehingga restoran ini mendapatkan pujian tinggi atas keaslian dan rasanya.
Tidur di Bawah Bintang-Bintang—Di Dalam Roket
Karakter unik Bristol juga terlihat di tempat mereka menginap. Akomodasi mereka, yang terletak di atas wisma tamu kota, hadir dalam bentuk 'Retro Rocket' berwarna perak mengilap—karavan yang diubah menjadi tempat peristirahatan di atap yang menawarkan pemandangan panorama dan pengalaman yang benar-benar tak terlupakan. Penginapan ini memadukan hal baru dan nostalgia, sesuai dengan semangat inovasi dan pesona kota.
Gema Masa Lalu, Percakapan Masa Kini
Saat menjelajahi sejarah kota yang berlapis-lapis, mereka menemukan alas kosong yang dulunya ditempati patung Edward Colston. Patung tersebut, yang dirobohkan selama protes Black Lives Matter tahun 2020, memicu refleksi tentang hubungan Bristol dengan perdagangan budak transatlantik. Di dalam museum M Shed, mereka menemukan patung asli yang sekarang dilestarikan dan dipajang sebagai bagian dari percakapan yang lebih luas tentang sejarah, memori, dan akuntabilitas.
Itu adalah momen kuat yang menunjukkan komitmen Bristol untuk menghadapi masa lalunya dengan kejujuran dan dialog yang berkembang.
Wawasan Lokal, Pub Legendaris
Untuk lebih memahami karakter kota tersebut, para pelancong mengandalkan keahlian seorang tokoh budaya setempat, yang memandu mereka (secara virtual) melalui beberapa rumah umum kesayangan di Bristol. Jalur yang disarankan mencakup perpaduan antara pesona bersejarah dan karakter yang unik—dari Hillgrove dan Hare on the Hill yang nyaman hingga Highbury Vaults dengan kereta api dan permainan bar yang unik.
Perjalanan mereka ke pub berakhir di King Street, tempat bar-bar yang sudah berusia berabad-abad dipenuhi musik, tawa, dan cerita—pengalaman penting di Bristol. Malam yang penuh penjelajahan berubah menjadi malam yang penuh keasyikan, saat mereka berbaur dengan penduduk setempat dan menikmati kehidupan malam yang semarak.
Kota yang Tetap Bersamamu
Setelah berhari-hari menyusuri jalan-jalannya, menyeberangi jembatannya, mencicipi kulinernya, dan menyerap kisah-kisahnya, pasangan ini mengakhiri kunjungan mereka dengan apresiasi baru terhadap identitas unik Bristol.
Mereka merenungkan bagaimana kota tersebut memadukan masa lalu dan masa kini—di mana peninggalan kekuatan maritim berdiri berdampingan dengan seni modern, dan di mana komunitas, makanan, dan kreativitas berpadu untuk menciptakan sesuatu yang sepenuhnya menjadi miliknya sendiri.
Saat mereka mengemasi tas, satu sentimen bergema nyaring dan jelas: Bristol bukan sekadar persinggahan yang menyenangkan—tetapi tempat yang meninggalkan kesan abadi, kesan yang mengundang untuk dikunjungi kembali.
Apa yang Paling Mereka Sukai dari Bristol
- Ikon Bersejarah: Jembatan Gantung Clifton
- Pengalaman terbaik: Menjelajahi SS Inggris Raya
- Penemuan Makanan Teratas: Brisket dengan api kecil dan panggang perlahan
- Penginapan yang unik: Karavan Roket Retro di Atap
- Momen Mengejutkan: Melihat patung Colston di M Shed
- Periksa Getaran: Santai, artistik, bangga mandiri